Bondowoso – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan percepatan program pendidikan anak usia dini, Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pendopo Kabupaten Bondowoso pada Kamis (23/4) ini dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan PAUD se-Kabupaten Bondowoso.
Acara tersebut diikuti secara antusias oleh para peserta yang terdiri dari Pengurus Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), Pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), Pengurus Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA), para Penilik PAUD, serta Pengawas TK se-Kabupaten Bondowoso. Kehadiran lintas organisasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan layanan PAUD yang holistik dan berkualitas.
Sambutan Utama Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso
Sambutan utama disampaikan langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso, Hj.
..................... Dalam pidatonya, beliau mengucapkan selamat memperingati hari Kartini, dan ia menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan tahun akselerasi transformasi PAUD menuju Generasi Emas Indonesia 2045.
"Anak-anak Bondowoso adalah investasi masa depan kita. Koordinasi yang solid antara Himpaudi, IGTKI, IGRA, penilik, dan pengawas adalah kunci utama memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam mendapatkan stimulasi pendidikan, gizi, dan perlindungan. Pokja Bunda PAUD harus menjadi ruang kolaborasi nyata, bukan sekadar formalitas," tegasnya.
Lebih lanjut, Bunda PAUD menyoroti tiga agenda prioritas tahun 2026:
1. Penguatan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan – Menghilangkan tes calistung dan mengedepankan kemampuan fondasi seperti kematangan emosi dan kemampuan sosial.
2. Peningkatan Kapasitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan – Melalui pelatihan terpadu berbasis kebutuhan satuan PAUD di wilayah perdesaan dan perkotaan.
3. Implementasi Data Tunggal PAUD Bondowoso – Memastikan sinkronisasi data anak, guru, dan lembaga untuk intervensi program yang tepat sasaran.
Selain itu, beliau mengapresiasi kerja para penilik dan pengawas TK yang dinilainya telah menjadi ujung tombak pemantauan mutu di lapangan. "Saya minta pengawasan tidak hanya berorientasi administratif, tetapi juga pendampingan teknis yang humanis kepada guru-guru PAUD kita," pesannya.
Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok terpumpun membahas penyusunan rencana kerja semester genap 2026 serta mekanisme monitoring evaluasi berbasis desa. Acara ditutup dengan komitmen bersama penandatanganan pakta integritas layanan PAUD berkualitas di Kabupaten Bondowoso.
Kontributor: Tim Pokja Bunda PAUD Bondowoso
Editor: Redaksi Himpaudi Kabupaten Bondowoso



